jump to navigation

Remot expander November 10, 2007

Posted by majikan in bluetooth, Gadget.
1 comment so far

 

Remote Expander adalah alat untuk memperjauh jarak jangkauan dari remote control (Infrared) dengan memanfaatkan gelombang radio. Alat ini terdiri dari 2 bagian , yaitu Transmitter (TX) dan receiver (RX), Dimana sinyal dari remote control IR akan dikirimkan oleh bagian transmitter ke bagian receiver melalui gelombang radio, dimana oleh bagian receiver sinyal dari remote control tadi akan diteruskan ke alat yg akan dikontrol. 


Contoh Penggunaan :
  –  Misalnya untuk mengontrol Receiver parabola yang berada di kamar
dari ruang keluarga
, karena sedang menggunakan TV tambahan pada
ruang keluarga. Sehingga kita tidak perlu berjalan ke kamar hanya
untuk mengganti acara dan kemudian kembali lagi ke ruang keluarga.

  Cara Penggunaannya :
  –  Letakkan bagian receiver berhadapan dengan alat yang akan dikontrol
misalnya DVD/VCD,TV atau Receiver Parabola
–  Kemudian letakkan bagian transmitter di tempat lain dimana Anda
akan mengontrol menggunakan remote.
–  Dengan susunan demikian, remote sudah dapat digunakan untuk
mengontrol alat yang berada pada ruangan lain tersebut.


             Specification :
–  Frekwensi : 433.92MHz

–  Jangkauan 80 meter (open space)
–  Jangkauan Infrared 4 meter.

Advertisements

usb net link November 10, 2007

Posted by majikan in bluetooth, Gadget.
9 comments

USB 2.0 Netlink Cable ini berguna untuk menghubungkan 2 komputer melalui port USB yang membentuk jaringan network antar komputer sehingga dapat saling bertukar data ataupun sharing koneksi internet ataupun sharing perangkat lainnya, seperti printer, scanner,dll. Dengan kecepatan transfer 480MB/detik.
Selain dapat menghubungkan antar dua komputer, dengan bantuan alat USB HUB, alat ini dapat membentuk jaringan antar beberapa komputer. (seperti gambar dibawah) 


   Dengan skema jaringan menggunakan USB HUB seperti diatas, semua komputer
akan terkoneksi, sehingga dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya. Dapat
saling sharing peripheral. Cocok juga untuk memainkan game multi-player.
Kesimpulannya alat ini dapat mengganti fungsi dari Network Card.

 

Skema Penggunaan USB Netlink dengan menggunakan USB HUB.

   

   Spesifikasi :

    –  Full Compliant with USB 2.0, up to 480Mbps data transfer rate.
–  Compatible with USB 1.1

    –  Networking Link & Data Transfer via USB Interface

    –  Sharing Network such as ADSL, Modem, CD-ROM, Printer, Scanner, etc.
–  Including function of LAN card, support NETBEUI , TCP/IP

    –  Can Network link more over 20 PCs (with USB HUB)

Mp3 player untuk mobil October 20, 2007

Posted by majikan in bluetooth, Gadget.
3 comments
Car MP3 Player adalah Pemutar musik MP3 khusus untuk pemakaian di mobil. Dimana suara yang dihasilkan dari MP3 Player ini akan ditransmisikan melalui gelombang radio, sehingga suaranya dapat ditangkap melalui radio yang ada pada mobil. Dengan demikian suara yang dihasilkan dari MP3 ini akan terdengar pada speaker mobil Anda.
Alat ini terdapat slot USB sebagai perantara untuk mengambil lagu-lagu MP3 yang disimpan pada USB Flash disk atau alat-alat penyimpan lagu lainnya seperti USB MP3 Player atau  Card Reader (untuk membaca lagu yg disimpan pada MMC/SD card)  
   Spesifikasi :
–  FM Channel yang bisa digunakan : 87.7 , 87.9 , 88.1 , 88.3 , 88.5 , 88.7 & 88.9 MHz
–  USB Port
–  Stereo input untuk mentransmisikan suara input dari peralatan lainnya, seperti
TV mobil, DVD, MP3 Player,dll.

  Cara Pemakaian :  
    1.  Pasangkan alat ini pada cigarrete ligher di mobil
2.  Pasangkan media penyimpan lagu (misalnya : USB Flashdisk / Card Reader)
pada USB port, kemudian alat ini akan otomatis men-scan lagu-lagu yang ada.
3.  Kemudian Pilih frekuensi yang akan digunakan.
4.  Tekan Tombol ‘Play’
5.  Lalu nyalakan Radio pada mobil dan cari sesuai dengan gelombang frekuensi
yang sudah di-set tadi.

 

Flasdis dengan speaker September 25, 2007

Posted by majikan in bluetooth, Gadget.
3 comments

 

Teknologi USB patut untuk diacungi je mpol, port yang merupakan kependekan dari Universal Serial Bus ini banyak dijadikan sebagai port standar untuk perangkat elektronik. Bukan hanya dijadikan standar, akan tetapi konvergensi perangkat ini pun makin beragam dan yang sering kita kenal adalah UFD atau USB Flash Disk. Dulunya perangkat ini hanya mampu untuk dijadikan sebagai media penyimpanan saja, akan tetapi kini banyak UFD yang dipadukan dengan pemutar musik, radio dan perekam suara.
Berdasarkan atas konvergensi perangkat tersebut, kali ini NECESSITY mengeluarkan
Produk terbarunya eNECESSITIES USB Sound Flash Drive. Perangkat ini mampu untuk memainkan file WAV, AIFF atau MP3 selama 10-20 detik yang akan dimainkan ketika perangkat ini dicolokkan ke komputer ya ng pada dasarnya membuat pengguna UFD ini tidak memiliki pilihan untuk mendengar musik atau suara yang telah ditentukan dari UFD ini. Jadi ketika Anda ingin sedikit menggoda teman Anda dengan memainkan musik yang paling ia benci, maka UFD ini dapat Anda manfaatkan (yang tentunya dengan konsekuensi).
Akan tetapi yang terdengar menyedihkan adalah perangkat ini tidak dijual per buah akan tetapi menggunakan minimum order dengan kuantitas 250 buah. Jika Anda benar-benar ingin mendapatkannya maka Anda harus mengumpulkan banyak teman atau Anda membeli dengan kuantitas minimum order baru Anda jual eceran.

teknologi bluetooth di hp September 23, 2007

Posted by majikan in bluetooth, Gadget.
1 comment so far

Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah. Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya untuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam. Untuk memberi gambaran yang lebih jelas mengenai teknologi bluetooth yang relatif baru ini kepada pembaca, berikut diuraikan tentang sejarah munculnya bluetooth dan perkembangannya, teknologi yang digunakan pada sistem bluetooth dan aspek layanan yang mampu disediakan, serta sedikit uraian tentang perbandingan metode modulasi spread spectrum FHSS (Frequency Hopping Spread Spectrum) yang digunakan oleh bluetooth dibandingkan dengan metode spread spectrum DSSS (Direct Sequence Spread Spectrum).

Latar Belakang Bluetooth

Pada bulan Mei 1998, 5 perusahaan promotor yaitu Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) dan memulai untuk membuat spesifikasi yang mereka namai ‘bluetooth’. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang antara lain di bidang semiconductor manufacture, PC manufacture, mobile network carrier, perusahaan-perusahaan automobile dan air lines bergambung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Perusahaan-perusahaan terkemuka tersebut antara lain seperti Compaq, Xircom, Phillips, Texas instruments, Sony, BMW, Puma, NEC, Casio, Boeing, dsb. Walaupun standar Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15).

Aplikasi dan Layanan

Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s.Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet). Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi point to point maupun komunikasi point to multipoint.

Produk bluetooth dapat berupa PC card atau USB adapter yang dimasukkan ke dalam perangkat. Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth antara lain : mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera, printer, router dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi yang dapat disediakan oleh layanan bluetooth ini antara lain : PC to PC file transfer, PC to PC file synch ( notebook to desktop), PC to mobile phone, PC to PDA, wireless headset, LAN connection via ethernet access point dan sebagainya.

Gambar 1 dan 2 adalah contoh modul dan beberapa aplikasi bluetooth.

Diskripi Umum Sistem Bluetooth

Sistem bluetooth terdiri dari sebuah radio transceiver, baseband link controller dan sebuah link manager. Baseband link controller menghubungkan perangkat keras radio ke base band processing dan layer protokol fisik. Link manager melakukan aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi seperti melakukan link setup, autentikasi dan konfigurasi. Secara umum blok fungsional pada sistem bluetooth dapat dilihat pada Gambar 3.

Karakteristik Radio

Berikut beberapa karaketristik radio bluetooth sesuai dengan dokumen Bluetooth SIG yang dirangkum dalam Tabel 1.

Parameter Spesifikasi
Transmitter :  
Frekuensi ISM band, 2400 – 2483.5 MHz (mayoritas), untuk beberapa negara mempunyai batasan frekuensi sendiri (lihat tabel 2), spasi kanal 1 MHz.
Maximum Output Power Power class 1 : 100 mW (20 dBm)Power class 2 : 2.5 mW (4 dBm)Power class 3 : 1 mW (0 dBm)
Modulasi GFSK (Gaussian Frequency Shift Keying), Bandwidth Time : 0,5; Modulation Index : 0.28 sampai dengan 0.35.
Out of band Spurious Emission 30 MHz – 1 GHz : -36 dBm (operation mode), -57 dBm (idle mode)1 GHz – 12.75 GHz: -30 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)1.8 GHz – 1.9 GHz: -47 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)5.15 GHz –5.3 GHz: -47 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)
Receiver :  
Actual Sensitivity Level -70 dBm pada BER 0,1%.
Spurious Emission 30 MHz – 1 GHz : -57 dBm1 GHz – 12.75 GHz : -47 dBm
Max. usable level -20 dBm, BER : 0,1%

Pita Frekuensi dan Kanal RF

Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz ISM, walaupun secara global alokasi frekuensi bluetooth telah tersedia, namun untuk berbagai negara pengalokasian frekuensi secara tepat dan lebar pita frekuensi yang digunakan berbeda. Batas frekuensi serta kanal RF yang digunakan oleh beberapa negara dapat dilihat pada Tabel 2.

Negara Range Frekuensi Kanal RF  
Eropa *) dan USA 2400 – 2483,5 MHz f = 2402 + k MHz k = 0,…,78
Jepang 2471 – 2497 MHz f = 2473 + k MHz k = 0,…,22
Spanyol 2445 – 2475 MHz f = 2449 + k MHz k = 0,…,22
Perancis 2446,5 – 2483,5 MHz f = 2454 + k MHz k = 0,…,22

*) Kecuali Spanyol dan Perancis

Time Slot

Kanal dibagi dalam time slot-time slot, masing-masing mempunyai panjang 625 ms. Time slot-time slot tersebut dinomori sesuai dengan clock bluetooth dari master piconet. Batas penomoran slot dari 0 sampai dengan 227-1 dengan panjang siklus 227. Di dalam time slot, master dan slave dapat mentransmisikan paket-paket dengan menggunakan skema TDD (Time-Division Duplex), lihat gambar 4. Master hanya memulai melakukan pentransmisiannya pada nomor time slot genap saja sedangkan slave hanya memulai melakukan pentransmisiannya pada nomor time slot ganjil saja.

Protokol Bluetooth

Protokol-protokol bluetooth dimaksudkan untuk mempercepat pengembangan aplikasi-aplikasi dengan menggunakan teknologi bluetooth. Layer-layer bawah pada stack protokol bluetooth dirancang untuk menyediakan suatu dasar yang fleksibel untuk pengembangan protokol yang lebih lanjut. Protokol-protokol yang lain seperti RFCOMM diambil dari protokol-protokol yang sudah ada dan protokol ini hanya dimodifikasi sedikit untuk disesuaikan dengan kepentingan bluetooth. Pada protokol-protokol layer atas digunakan tanpa melakukan modifikasi. Dengan demikian, aplikasi-aplikasi yang sudah ada dapat digunakan dengan teknologi bluetooth sehingga interoperability akan lebih terjamin.Stack protokol bluetooth dapat dibagi ke dalam empat layer sesuai dengan tujuannya. Berikut protokol-protokol dalam layer-layer di dalam stack protokol bluetooth yang tertera pada Tabel 3 dan Gambar 5.

Tabel 3. Protokol-protokol dan layer-layer di stack protokol bluetooth (sumber : Bluetooth SIG)

Protocol Layer Protocols in the stack
Bluetooth Core Protocols Baseband, LMP, L2CAP, SDP
Cable Replacement Protocol RFCOMM
Telephony Control Protocols TCS Binary, AT-commands
Adopted Protocols PPP, UDP/TCP/IP, OBEX, WAP, vCard, vCal, IrMC, WAE

Keterangan yang lebih jelas mengenai protokol bluetooth tidak akan diuraikan pada tulisan ini.

Pengukuran Bluetooth

Pada dasarnya ada tiga aspek penting didalam melakukan pengukuran bluetooth yaitu pengukuran RF (Radio Frequency), protokol dan profile. Pengukuran radio dilakukan untuk menyediakan compatibility perangkat radio yang digunakan di dalam sistem dan untuk menentukan kualitas sistem. Pengukuran radio dapat menggunakan perangkat alat ukur RF standar seperti spectrum analyzer, transmitter analyzer, power meter, digital signal generator dan bit-error-rate tester (BERT). Hasil pengukuran harus sesuai dengan spesifikasi yang telah di ditetapkan diantaranya harus memenuhi parameter-parameter yang tercantum pada Tabel 1.Dari informasi Test & Measurement World, untuk pengukuran protokol, dapat menggunakan protocol sniffer yang dapat memonitor dan menampilkan pergerakan data antar perangkat bluetooth. Selain itu dapat menggunakan perangkat Ericsson Bluetooth Development Kit (EBDK). Ericsson akan segera merelease sebuah versi EBDK yang dikenal sebagai Blue Unit.

Pengukuran profile dilakukan untuk meyakinkan interoperability antar perangkat dari berbagai macam vendor. Struktur profile bluetooth sesuai dengan dokumen SIG dapat dilihat pada Gambar 6.

Contoh :

  • LAN access profile menentukan bagaimana perangkat bluetooth mampu mengakses layanan-layanan pada sebuah LAN menggunakan Point to Point Protocol (PPP). Selain itu profile ini menunjukkan bagaimana mekanisme PPP yang sama digunakan untuk membentuk sebuah jaringan yang terdiri dari dua buah perangkat bluetooth.
  • Fax profile menentukan persyaratan-persyaratan perangkat bluetooth yang harus dipenuhi untuk dapat mendukung layanan fax. Hal ini memungkinkan sebuah bluetooth cellular phone (modem) dapat digunakan oleh sebuah komputer sebagai sebuah wireless fax modem untuk mengirim atau menerima sebuah pesan fax. Selain ketiga aspek di atas yaitu radio, protokol, profile maka sebenarnya ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya untuk perlu dilakukan pengukuran yaitu pengukuran Electromagnetic Compatibility (EMC) dimana dapat mengacu pada standar Eropa yaitu ETS 300 8 26 atau standar Amerika FCC Part 15.

Fungsi Security

Bluetooth dirancang untuk memiliki fitur-fitur keamanan sehingga dapat digunakan secara aman baik dalam lingkungan bisnis maupun rumah tangga. Fitur-fitur yang disediakan bluetooth antara lain sebagai berikut:

  • Enkripsi data.
  • Autentikasi user
  • Fast frekuensi-hopping (1600 hops/sec)
  • Output power control

Fitur-fitur tersebut menyediakan fungsi-fungsi keamanan dari tingkat keamanan layer fisik/ radio yaitu gangguan dari penyadapan sampai dengan tingkat keamanan layer yang lebih tinggi seperti password dan PIN.